Cegah Terjadinya Longsor, Masyarakat Desa Koto Marapak Goro Bersama Menanam Akar Wangi


Yuhaldi Kepala Desa Koto Marapak beserta masyrakat dan Kodim 0308, BPBD , Polres Pariaman, Camat Pariaman Timur, sedang melakukan goro bersama menanam akar wangi

Tachi | 7 Februari 2020

Kominfo Kota Pariaman--- Bersama Camat Pariaman Timur, BPBD Kota Pariaman, Kapolres Pariaman, Kodim Pariaman, Kepala Desa Koto Marapak Yuhaldi, beserta masyarakat Dusun Kampuang Baru Desa Koto Marapak Kecamatan Pariaman Timur, melaksanakan gotong royong (goro) bersama dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat di Desa Koto Marapak.

Menurut Yuhaldi, gotong royong bersama ini dilakukan dengan tujuan untuk mengadakan penghijauan dan pencegahan tanah longsor yang mengancam rumah masyarakat dengan cara menanam tumbuhan akar wangi yang mampu untuk mencegah terjadinya longsor.

“Berawal dari penyampaian masalah musibah tanah longsor yang terjadi di dekat pemukiman warga dusun kampuang baru di bulan desember tahun lalu, pada saat acara musrembang digelar di kantor Desa Koto Marapak  yang saat itu juga dihadiri oleh Babinsa. Hal tersebut ditanggapi oleh Babinsa dan disampaikan kepada Danramil Pariaman”, ujar Kades ini.

“Mendengar hal tersebut Danramil Pariaman melalui Kodim 0308 langsung memesan dua karung bibit akar wangi yang dibeli dari daerah Solok sebanyak 1000 batang bibit akar wangi, dan 40 batang bibit mahoni untuk ditanam di area pemukiman warga yang terancam longsor tersebut”, jelas Yuhaldi dalam wawancara yang dilakukan pada Jumat (7/2) di Kantor Desa Koto Marapak.

Tanaman akar wangi dipilih karena tanaman ini mempunyai akar yang kuat untuk menahan terjadinya erosi tanah akibat gerusan air yang deras, untuk penyerapan air dan juga bisa mencegah terjadinya tanah longsor. Tanaman rerumputan ini bisa tumbuh di iklim yang panas dengan ketinggian mencapai 1 sampai 3 meter, dan juga mempunyai banyak khasiat dan manfaat yang bisa didapat dari tanaman ini.

Akar wangi yang menyerupai tanaman serai dan padi ini mempunyai penyerapan akar hingga kedalaman lima meter, dan sangat baik untuk dikembang biakan.  Untuk penanaman akar wangi ini jika ditanam di bibir sungai atau di area longsor, ada baiknya digunakan jarak antara 40-50 cm persegi, sehingga pada saat pengakaran itu akar satu dengan yang lainnya saling mengikat sehingga mempunyai kekuatan untuk menahan terjadinya longsor.

Yuhaldi juga menyampaikan, selain bisa untuk mencegah terjadinya longsor, akar wangi juga mempunyai aroma yang harum, dan akar wangi ini juga sering dijadikan sebagai bahan parfum, pengharum ruangan, dan juga bagus untuk perawatan kulit. Sedangkan daunnya bisa dijadikan untuk makanan ternak.

Beliau mengapresiasi bantuan akar wangi yang telah diberikan oleh Kodim 0308 Pariaman, dan juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi membantu penanaman akar wangi di area rawan longsor yang ada di Desa Koto marapak secara bergotong royong dengan masyarakat setempat.

Semoga dengan ditanamnya bibit akar wangi dan pohon mahoni disekitar area longsor tersebut diharapkan akan dapat memperkuat struktur tanah dan melindungi tebing-tebing yang rentan akan terjadinya longsor. (Desi)

MC Kota Pariaman
Share Berita:

BERITA TERBARU
  • Yota Balad Irup Penurunan Bendera Merah Putih di...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • 382 Warga Binaan Lapas Kelas II B Pariaman...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Pemko Pariaman Raih Juara 3 Anugerah Adinata Syariah...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Pemko Pariaman Silaturahmi Bersama LVRI, PWRI, dan PEPABRI
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Upacara Peringati HUT ke-81 RI Tahun 2026 Kota...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Yota Balad Pimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • 500 Peserta Drag Bike 2026 Berlaga Di Kota...
    16 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • 36 Paskibraka Kota Pariaman Resmi Dikukuhkan
    16 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Minggu Bebas Emisi Dan...
    16 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • 38 Tim Peserta Gerak Jalan Meriahkan HUT RI...
    13 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
AGENDA TERBARU
PENGUMUMAN
  • BALIHO HUT RI 81 Ukuran 4x6
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • SPANDUK HUT RI 81 Ukuran 5x1
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Desain Spanduk Hari Jadi Kota Pariaman ke 24
    Tidak Diset
    Selengkapnya >>
  • Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026
    17 Juni 2026
    Selengkapnya >>
  • PENGUMUMAN HASIL SELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KOTA PARIAMAN
    6 Mei 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Nominasi 3 (Tiga) Besar Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Pemaparan Makalah dan Wawancara Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Kota...
    2 Maret 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Asesesment Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan...
    20 Februari 2026
    Selengkapnya >>
  • Perubahan Jadwal dan Tahapan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan...
    9 Februari 2026
    Selengkapnya >>