MOHAMMAD BAEDOWY PELAKU USAHA INDUSTRI DAUR ULANG SAMPAH MEMOTIVASI LURAH DAN DESA SEKOTA PARIAMAN


Mohammad Baedowy narasumber pada acara Lokakarya Persampahan di Kota Pariaman, saat diwawancarai di Aula Balaikota Pariaman, Kamis (6/12).

Erwin | 6 Desember 2018

Kominfo Kota Pariaman --- Siapa yang tidak kenal dengan seorang Mohammad Baedowy. Ia seorang pemulung yang berhasil menjadi jutawan dan dikenal diseluruh Indonesia. Tidak jarang Ia juga diundang untuk memberikan motivasi dan berbagi pengalaman kepada masyarakat yang membutuhkan.

Di Indonesia, pengusaha seperti M. Baedowy pun memiliki bisnis di bidang daur ulang sampah anorganik. Selain memproduksi mesin pencacah sampah plastik, Baedowy juga memproduksi lakop sapu yang dibuatnya dari botol minuman mineral. Berkat sampah, ia berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya menjadi jawara I Wira UKM Dji Sam Soe Award 2009.

Awalnya suami Ririn Sari Yuniar ini dalah auditor Royal Bank of Scotland (RBS) yang berkantor di gedung World Trade Center, Jakarta. Namun, akibat situasi kerja yang terancam terpuruk akibat krisis moneter yang melanda Asia sepuluh tahun silam, Baedowy memutuskan untuk mengundurkan diri, pada 1999.

Mengapa sampah? Menurut ayah tiga anak ini, sampah adalah produk tak bernyawa, tak berumur alias tak mudah basi, serta sulit. “Sulit di sini artinya tak banyak orang yang bersedia menggeluti bisnis ini ”.  

Pria kelahiran Balikpapan, 2 Mei 1973 ini pun menerapkan sistem kemitraan untuk penjualan mesin giling sampahnya. Baedowy melatih dan membina relasi bisnis yang membeli produk mesin gilingnya. Bahkan, ia menampung hasil cacahan  plastik mitra kerjanya. Hingga saat ini Baedowy telah memiliki 60 mitra yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk mesin cacah sampah plastiknya, Baedowy mematok harga Rp29–45 juta per unit, sudah termasuk pelatihan di lokasi mitra.

“ Saat ini Kota Pariaman adalah kota tujuan wisata, tentu banyak yang datang dengan  berbagai sampah. Sampah yang datang inilah yang akan bisa menjadi ladang usaha bagi masyarakat disekitar, ungkap Mohammad Baedowy pada acara Lokakarya Penanganan Persampahan di Kota Pariaman Kamis (6/12).

Cara pengelola sampah itu sangat mudah yaitu dengan 3E, edukasi. Ini membutuhkan waktu yang panjang karna bersifat mendidik dan menjadi kebiasaan. Ekoligi yang berkaitan dengan lingkungan, dan Ekonomi. Kalau diberitahu bahwa ini bisa menghasilkan uang maka secara otomatis orang akan tertarik.

“Sampah adalah masalah besar bangsa kita. Tapi kalau diolah secara baik dan tepat dengan teknologi tepat pula, sampah pun bisa menjadi rupiah. Saya berobsesi untuk menyebar luaskan pengetahuan saya ini kepada seluruh masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap Kota Pariaman harus jadi pelopor buat gerakan kebersihan lingkungan yang berbasis pada kekuatan ekonomi masrayarakat karna pariaman sangat punya potensi  dibidang itud engan alam yang indah.(dhewie)

MC Kota Pariaman
Share Berita:

BERITA TERBARU
  • Malam Resepsi HUT RI ke 81, Pemko Pariaman...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Yota Balad Irup Penurunan Bendera Merah Putih di...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • 382 Warga Binaan Lapas Kelas II B Pariaman...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Pemko Pariaman Raih Juara 3 Anugerah Adinata Syariah...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Pemko Pariaman Silaturahmi Bersama LVRI, PWRI, dan PEPABRI
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Upacara Peringati HUT ke-81 RI Tahun 2026 Kota...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Yota Balad Pimpin Upacara Apel Kehormatan dan Renungan...
    17 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • 500 Peserta Drag Bike 2026 Berlaga Di Kota...
    16 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • 36 Paskibraka Kota Pariaman Resmi Dikukuhkan
    16 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Minggu Bebas Emisi Dan...
    16 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
AGENDA TERBARU
PENGUMUMAN
  • BALIHO HUT RI 81 Ukuran 4x6
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • SPANDUK HUT RI 81 Ukuran 5x1
    5 Agustus 2026
    Selengkapnya >>
  • Desain Spanduk Hari Jadi Kota Pariaman ke 24
    Tidak Diset
    Selengkapnya >>
  • Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026
    17 Juni 2026
    Selengkapnya >>
  • PENGUMUMAN HASIL SELEKSI CALON PIMPINAN BAZNAS KOTA PARIAMAN
    6 Mei 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Nominasi 3 (Tiga) Besar Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Hasil Pemaparan Makalah dan Wawancara Seleksi Terbuka Jabatan...
    2 April 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Kota...
    2 Maret 2026
    Selengkapnya >>
  • Pengumuman Hasil Asesesment Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan...
    20 Februari 2026
    Selengkapnya >>
  • Perubahan Jadwal dan Tahapan Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan...
    9 Februari 2026
    Selengkapnya >>